Kamis, 09 Februari 2017

BUKA ZAMKLIN LAUNDRY SYARIAH SURABAYA

Tanggal 19 Januari akhirnya kami memantapkan diri untuk membuka usaha ini. Sudah sejak awal Desember 2016 kami merencanakan akan buka 1 Januari, namun spirit itu baru keluar ketika 19 Januari 2017. Tempatnya di rumah Ustadz Iltizam Jln Jojoran III no.158, Mojo, Gubeng, Surabaya. https://goo.gl/maps/cwdxvd5nzc92

Kata Ustadz Iltizam tidak ada yang namanya bisnis dengan Allah itu merugi. Kita yakin bahwa kita mengambil jalur bisnis ini (bukan kerja bergaji) karena bisnis adalah sunnahnya Rasulullah. Selain itu kita membawa nama syariah di sini.

"Syariah" adalah gelar yang berat. Karena bukan hanya secara teknik saja kami harus syar'i tapi juga harus syar'i dalam masalah manajemen, adab, transaksi, interaksi, keuangan, semua aspek bisnis itu haruslah sesuai syariat.

Tentu masih banyak kekurangan di sana sini, selama hampir satu bulan kami menjalankan Laundry Syariah ini (sekarang 9 Pebruari) kami menemukan kesalahan-kesalahan itu. Namun dalam kesalahan juga ada "syariah" nya. Yaitu bagaimana kita mengatasi masalah, dan kekurangan-kekurangan kita itu sesuai perintah Rasulullah.

Kami berusaha untuk tidak menzalimi pelanggan, walau selama sebulan ini masih sering terjadi -misalnya lipatan yang kurang rapi, setrikaan yang kurang halus, pelanggan bayar dua kali karena kelupaan kami, atau pakaian yang tertukar dengan pelanggan lain-. Kalau ditulis disini kesalahan itu tentu akan memakan banyak tempat.

Anam, dan untuk saya sendiri di masa depan, saya berpesan supaya kita tidak takut atas yang namanya "rugi" karena tanggung jawab. Kita tidak boleh lepas tanggung jawab, dan walaupun "mungkin" ada sebagian yang merupakan kesalahan pelanggan, kita harus tetap legowo dan tidak takut "rugi" dalam memenuhi hak-hak pelanggan.

Ingat, kezaliman kita kepada pelanggan akan dibalas Allah. Dan kezaliman pelanggan kepada kita, semoga dibalas Allah dengan "profit" yang lebih besar, yaitu akhirat dan dunia, jika kita mampu bersabar.

Terakhir, pesanku kepada diriku sendiri:

"Tetap perbaiki diri, jadikan ini sebagai ladang amal, ilmu, dan rezeki yang baik, jangan silau dengan harta sampai-sampai kamu korbankan orang lain untuk kepentinganmu, insya Allah segala kebaikan Allah yang balas. Siapa yang lebih baik pembalasannya selain Allah?"





Tidak ada komentar:

Posting Komentar